Juve Kontra Milan, Laga Beda Misi

Tak perlu diragukan lagi, Juventus dan AC Milan merupakan dua klub yang punya sejarah hebat di kompetisi Serie A. Kedua tim juga tak jarang bersaing ketat untuk memperebutkan gelar Scudetto, bahkan terkadang persaingan berlangsung hingga penghujung musim.

Sayangnya, musim ini Juventus tampaknya terlalu tangguh, sehingga koleksi poinnya di klasemen Serie A kesulitan dikejar pesaing mereka. Milan sendiri sempat terseok di awal musim, sebelum akhirnya bangkit setelah libur musim dingin lalu, dan kini menduduki peringkat ketiga klasemen. Rossoneri tertinggal 15 poin di belakang Bianconeri, posisi kedua sendiri ditempati oleh Napoli yang memimpin empat poin dari Milan.

Akhir pekan ini, tim asuhan Antonio Conte siap menyambut Riccardo Montolivo Cs di Juventus Stadium. Meski pertandingan nanti bukan merupakan kunci perebutan Scudetto antara kedua tim, namun bisa jadi laga Juve kontra Milan bakal menentukan hasil musim ini.

Juventus tentu bertekad meraup tiga poin dari laga ini demi kian mendekatkan mereka dengan peluang mempertahankan Scudetto. Apalagi Andrea Pirlo Cs bermain di hadapan publik sendiri, kemenangan atas Milan jelas target mutlak untuk Si Nyonya Tua. Selain itu, skuad Juventus juga terbilang komplet dalam menyambut giornata sarat gengsi ini.

Sementara itu, Rossoneri masih berambisi menggusur Napoli dari posisi kedua klasemen, dan dengan mengalahkan Juventus peluang mereka tetap terjaga untuk mengejar I Partenopei. Napoli sendiri akhir pekan ini akan menjamu Cagliari di Stadion San Paolo, dan diprediksi bisa meraih poin sempurna. Milan pastinya tak mau hanya membawa pulang satu poin, mereka tetap menginginkan tiga poin dari markas Bianconeri.

Pada delapan pertemuan terakhir kedua tim, Juve dan Milan sama-sama mengemas tiga kemenangan, dan sisanya berakhir imbang. Artinya meski secara peringkat Milan tertinggal cukup jauh dari Juventus, sesungguhnya kekuatan kedua tim bisa dibilang sama kuat. Hanya saja, selama tahun 2013, tim asuhan Massimiliano Allegri ini belum pernah merasakan kekalahan di kompetisi Serie A. Kekalahan yang dialami Milan terjadi di Coppa Italia, ketika disingkirkan Juventus di leg kedua babak perempatfinal, dan juga saat disisihkan Barcelona di leg kedua di babak 16 besar Liga Champions.

I Diavolo tentu tak mau rekor tak terkalahkan mereka selama 2013 ternoda, apalagi Juventus yang menjadi tim yang menaklukkan mereka. Selalu tak mudah mencari pemenang pada sebuah big match. Imbang mungkin bisa menjadi hasil yang adil, tapi kedua tim pasti lebih bertekad mempermalukan lawan, yang juga musuh bebuyutan selama berpuluh-puluh tahun itu.

 

Iklan

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s